//
you're reading...
Teknologi

Optimasi Toko Online untuk Tingkatkan Konversi

shutterstock_116666203-300x201

Memiliki sebuah toko online pastinya memerlukan perlakuan khusus. Kamu akan lebih sering update produk dan berinterkasi dengan pelanggan melalui toko online mu. Kali ini saya akan membagikan tips toko online yaitu optimasi untuk meningkatkan konversi. Seperti apa? mari kita lihat di bawah ini.

Seringnya terjadi e-sommerce yang sesungguhnya telah memiliki rating online yang mumpuni, peringkat SEO yang baik, bahkan pengunjung dan pelanggannyapun sudah dalam skala besar, namun ternyata masih memiliki tingkat konversi yang rendah. Mengapa bisa?

Siklus Belanja

Untuk mengoptimasi situs, dalam rangka meningkatkan konversi, maka penting bagi kamu untuk mengetahui siklus belanja dari pelannganmu :

Kesadaran > Informasi dan evaluasi > pembelian.

Sebelumnya, kamu sepertinya perlu untuk mengecek hal-hal dasar dulu, seperti page-speed misalnya, yang bisa kamu lakukan menggunakan perangkat yang salah satunya ditawarkan oleh 1&1. Hal ini penting, agar nanti analisis siklus belanja yang kamu lakukan, sudah terlepas dari masalah server.

Hal penting lain yang harus diperhatikan juga adalah, kamu harus mampu menganalisis tahap-tahap siklus belanja pelangganmu, sebab nantinya akan sangat menentukan jenis respon yang tepat, untuk menggiring mereka hingga ke tahap akhir, yaitu pembelian. Kamu bisa meminta Google Analytics untuk membantu mengecek rating situs, perilaku konsumen, rating per klik, hingga mengethaui situs-situs yang didatangi namun tanpa melakukan pembelian.

Namunb jangan lupa bahwa kamu tentu memiliki beragam jenis pelanggan, dan konversi sejatinya bukanlah yang ditujukan untuk secara langsung menggiring mereka untuk membeli produk. Jadi, kamu harus tetap memposisikan situsmu sebagai ruangan, toko tempat mencari barang—yang dimana—bisa dilihat-lihat terlebih dahulu, dijajaki, baru setelah itu dibeli.

Kesadaran

Golongan pelanggan yang mungkin paling dominan di situsmu adalah mereka yang sudah mencapai level sadar. Sebab, mereka pasti secara sengaja membuka situsmu, entah itu tadi tautan atau memang sengaja mencari yang berhubungan dengan produk yang kamu tawarkan. Sehingga mereka akan secara sadar mencari tahu tentang situsmu beserta produknya. Oleh karena itu, jangan sampai kamu kehilangan mereka hanya karena kamu memberlakukan system ‘hard sell’, yaitu secara terang-terangan menawarkan barang tanpa pemanasan terlebih dahulu.

Daripada begitu, lebih baik kamu membangun citra yang baik dan atraktif di mata mereka, sehingga mereka akan meluangkan waktu untuk membaca dan mencari tau lebih jauh lagi mengenai bisnismu.

Intinya, pada tahapan ini kamu berperan sebagai sang narrator dalam dunia dongeng. Kmu harus bisa menyajikan cerita menarik mengenai produkmu, sekaligus membeberkan kelebihannya tanpa terlihat kasar. Situsmu harus hadir seperti buku cerita yang menarik untuk diikuti, namun juga sarat akan produk berkualitas. Kamu tentu bisa menambahkan gambar, grafik, dan video juga sebagai pendukung.

Informasi dan Evaluasi

Pada level ini, pelanggan sudah berniat untuk membeli. Maka yang perlu kamu perhatikan adalah ketersediaan produk, kenyamanan mereka dalam berbelanja, dan optimasi detail produk yang disajikan. Kamu harus bisa membentuk AdWords yang mumpuni, sebab ini akan sangat berpengaruh pada ratingmu di mesin pencari.

Misalnya, seseorang yang mengetik ‘Bangkok Silom hotel’ di Google, tujuannya tentu sudah jelas pasti tidak mengharapkan hasilnya malah tentang hotel-hotel lain, bukan? Atau malah video dan blog-blog umum. Oleh sebab itu, kamu harus mampu memprediksi, apa kata yang tepat untuk situsmu nanti.

Pembelian

Di level ini, pelanggan sudah siap untuk membeli. Mereka kemungkinan besar mengecek situsmu bertujuan untuk fiksasi produk dan menentukan layanan pembayaran yang akan dipilih. Biasanya di level ini, konversi terhadap merk brand akan lebih tinggi dibandingkan dengan produk secara generalnya. Namun jangan khawatir, jenis pelanggan ini bisa dipastikan adalah mereka yang sudah terbiasa belanja—atau setidaknya melihat-lihat toko online. Sehingga kamu tetap bisa memancing mereka untuk mengecek produk yang lain dalam rangka meningkatkan konversi situsmu.

Namun tetap, kamu jangan sampai melakukan penawaran yang nantinya bisa mengganggu tujuan utama mereka untuk membeli. Singkatnya kamu harus membersihkan rute-rute sehingga langkah mereka menuju mesin kasir semakin terbuka lebar.

Jasa pembayaran yang kamu tawarkan haruslah jelas dan tidak menimbulkan keraguan di mata pelanggan. Sebab mereka pasti akan merasa berat untuk membeli sesuatu, yang mengharuskan melakukan pembayaran kepada pihak yang bahkan belum jelas juntrungannya. Usahakan gunakan jasa pembayaran yang paten, tidak berubah-ubah, dan memang familiar di ditusmu. Sehingga pelangganpun akan mudah mengenalinya, dan tidak merasa was-was.

Bawa Pulang

Rasanya mustahil, untuk meningkatkan konversi situsmu, jika dilakukan hanya pada satu tahapan saja. Itulah sebab pentingnya mengenali setiap tahapan di siklus belanja, sehingga kamu bisa mengetahui tahap mana yang masih perlu untuk diperbaiki.

Demikian tips untuk meningkatkan konversi pada toko online mu. Sekarang kamu bisa mendapatkan toko online profesional melalui jasa pembuatan toko online murah terpercaya Jejualan. Banyak fitur menarik yang akan kamu dapatkan untuk memudahkan kamu dalam berjualan. Banyak klien yang sudah puas dengan platform toko online Jejualan. Semoga beruntung!

Advertisements

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: